Kapolres Semarang Beberkan Kronologi Kecelakaan Tragis di Getasan yang Tewaskan Guru SMP

Kapolres Semarang, AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso memaparkan kronologi kecelakaan lalulintas di Jalan Raya Kopeng - Salatiga, wilayah Dusun Deplongan, Desa Deplongan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jumat (4/11/2016) pukul 16.45 WIB sore.

"Laka antara sepeda motor Honda GL nopol AA 4137 YB dengan truk nopol H 1756 EQ," ujarnya saat dihubungi Tribun Jateng.

Kapolres Semarang Beberkan Kronologi Kecelakaan Tragis di Getasan yang Tewaskan Guru SMP


Kronologinya, pengendara sepeda motor Honda GL melaju dari arah Kopeng menuju Salatiga. Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara jatuh pada jalan yang menikung ke kiri. Pengendara itu jatuh ke kanan saat hujan deras.

"Saat terjatuh, ada truk melaju dari arah Salatiga. Karena jarak terlalu dekat dan pengemudi tidak bisa menghindar, maka terjadilah laka lantas," ungkap Thirdy.

Pengendara sepeda motor itu pun terlindas truk, kemudian meninggal di lokasi kejadian. Korban bernama Eko Budiyono, warga Krajan, Tegalrejo, Magelang. Eko adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), bekerja sebagai guru SMP 1 Tegalrejo Magelang.

Informasi yang diterima Tribun Jateng, jenazah Eko sempat dievakuasi ke RSUD Salatiga, sebelum akhirnya disemayamkan di rumah duka. (tribun jateng)

0 Response to "Kapolres Semarang Beberkan Kronologi Kecelakaan Tragis di Getasan yang Tewaskan Guru SMP"

Post a Comment