Kasmuin Tertipu Dukun Pengganda Uang, Rp 300 Juta Cuma Jadi Rp 59 Juta

Warga Karangawen, Kabupaten Demak, bernama Kasmuin (60) menjadi korban penipuan bermodus penggandaan uang (modus mirip Dimas Kanjeng Taat Pribadi). Kasmuin yang merupakan pemilik rumah makan di Demak itu melaporkan K, warga Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, ke Polrestabes Semarang.

Kasmuin menuding, K telah menipunya dengan iming-iming penggandaan uang. Akibat ulah K, kata Kasmuin, dia menderita kerugian Rp 241 juta.

Kasmuin Tertipu Dukun Pengganda Uang, Rp 300 Juta Cuma Jadi Rp 59 Juta


Menurut Kasmuin, K mengaku sebagai dukun yang bisa menggandakan uang Rp 300 juta menjadi Rp 5 miliar. Terbujuk iming-iming itu, Kasmuin yang mengaku butuh uang banyak akhirnya memberikan uang kepada K.

Saat melapor ke Polrestabes Semarang, Minggu (16/10), Kasmuin mengaku awalnya dia bertemu dengan pria yang mengaku bernama Cecep, tetangga K. Oleh Cecep, Kasmuin lalu diajak bertemu dengan K, pada awal Mei 2016.

Termakan bujuk rayu, Kasmuin pun menyerahkan uang Rp 300 juta kepada K. "Saya ambil uang di BNI Jalan Pandanaran pada 15 Mei 2016," kata Kasmuin.

Setelah uang diserahkan, K dan Cecep pamit ke Cirebon untuk membeli minyak wangi sebagai syarat ritual penggandaan uang. Tiga hari kemudian, pada 18 Mei 2016, Kasmuin dan istrinya mendatangi rumah K untuk ritual penggandaan uang.

"Saya nunggu di ruang tamu, Mbah (K--Red) ritual di dalam kamar," katanya.

Setelah selesai ritual, K memberikan satu kardus kepada Kasmuin yang diakui hasil penggandaan uang. "Saya mau buka tapi tidak boleh sama Mbah. Katanya, nunggu tujuh hari setelah ritual," katanya.

Setelah tujuh hari, istri Kasmuin membuka kardus tersebut. Betapa kagetnya istri Kasmuin mendapati isi kardus hanya berupa tumpukan uang pecahan Rp 1.000 dan Rp 2.000 yang ditotal Rp 59 juta. "Sisa uangnya sudah habis dipakai. Saya butuh uang buat bayar utang, utang tidak terbayar malah jadinya rugi," katanya.

Kasmuin mengaku telah berusaha tempuh cara kekeluargaan namun K tak pernah ada di rumah. "Menghindar terus, telepon tidak aktif. Didatangi ke rumah, juga tidak pernah ada (orangnya)," katanya. (tribun jateng)

0 Response to "Kasmuin Tertipu Dukun Pengganda Uang, Rp 300 Juta Cuma Jadi Rp 59 Juta"

Post a Comment