"Kondisinya Gelap, Hujan Deras, dan Arus Kuat." Kesaksian Mahasiswa Unnes yang Selamat

Aditya Rafelino (17), korban selamat dalam insiden susur sungai di dekat kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) bersyukur bisa selamat. "Tentunya saya merasa ketakutan ketika tiba-tiba ada arus deras yang datang begitu saja. Saya bersama belasan kawan satu angkatan, saling berpegangan tangan, menepi di tebing di tepian sungai itu," kata mahasiswa semester I Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unnes itu, saat ditemui Tribun Jateng di rumah kosnya, Gang Cempakasari, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Minggu (9/10) malam.

Mahasiswa asal Purworejo itu merupakan satu dari 13 peserta Penerimaan Anggota Komunitas Pecinta Alam Jurusan Matematika FMIPA Unnes.

"Kondisinya Gelap, Hujan Deras, dan Arus Kuat." Kesaksian Mahasiswa Unnes yang Selamat


"Saat hanyut, yang saya rasakan adalah berusaha untuk menyelamatkan diri. Sempat dua kali saya rasakan terjun dalam aliran sungai yang deras itu. Dan tubuh di bagian kiri, terasa berbenturan dengan bebatuan yang ada di sepanjang sungai itu," ujar Aditya.

Dia tak bisa menunjukkan lokasi bisa menyelamatkan diri atau diselamatkan oleh tim regu SAR gabungan. Posisi dia ketika itu berada di tepian sungai dan kondisinya gelap, hujan lebat, dan arus masih sangat deras.

"Untuk rekan-rekan saya yang lain bagaimana kondisinya, saya tidak tahu. Begitu diselamatkan, saya langsung di bawa ke klinik (Klinik Graha Syifa Patemon--Red) dan menjalani perawatan hingga akhirnya diizinkan untuk beristirahat di kos. Dari peristiwa itu, saya alami luka lecet di kaki maupun tangan bagian kiri. Lalu luka memar di kepala bagian kanan," ungkapnya.

Dalam kesempatan terpisah, Wakil Dekan III Fakultas Teknik Unnes, Wirawan Sumbodo menyampaikan, begitu memperoleh kabar ada mahasiswa Jurusan Matematika yang hanyut terbawa arus, rektorat Unnes memerintahkannya untuk mengawal proses pencarian.

"Kebetulan tempat tinggal saya ada di sekitar Unnes. Saya tadi ke lokasi pencarian. Begitu ditemukan, kami antar ke klinik, urus segala kebutuhan administrasi, hingga mengantar dua mahasiswa ke kosnya. Untuk satu mahasiswa lainnya, terpaksa harus menginap di klinik karena harus peroleh perawatan intensif," terang Wirawan. (tribun jateng)

0 Response to ""Kondisinya Gelap, Hujan Deras, dan Arus Kuat." Kesaksian Mahasiswa Unnes yang Selamat"

Post a Comment