Nasib nahas menimpa Ngatiyem warga Dusun Jomblang RT 02 RW 07, Desa Singorojo, Kabupaten Kendal, Jateng. Perempuan berusia 45 tahun itu meninggal seketika terlindas ban truk bermuatan batu padas, di kawasan Karangjati, tepatnya di depan dealer Nasmoco, Kamis (25/8/2016) jelang sore.
Kepala Unit Kecelakaan Lalulintas Polres Semarang, Iptu Adjie Setiawan menuturkan korban berboncengan dengan pria yang mengaku sebagai suami Ngatiyem. Mereka melaju ke arah Bawen, mengendarai sepeda motor supra bernomor polisi H 4838 AED.
"Ngatiyem membonceng sambil menduduki karung berisi kedelai yang diletakkan di atas jok atas sepeda motor," bebernya. Ia menduga, pengendara kehilangan keseimbangan saat sepeda motor yang dipacunya sempat keluar badan jalan, lalu terjatuh. Pada saat bersamaan, di samping kanan sepeda motor itu sedang melaju kencang truk bermuatan batu padas, bernomor polisi H 1797 BD.
"Ngatiyem yang saat itu membonceng di belakang, jatuh ke arah kanan. Tubuhnya pun terlindas ban belakang kiri truk. Korban tewas seketika, dalam kondisi mengerikan," ujarnya. Sopir truk, Mustofa berujar sempat kaget ketika melindas tubuh Ngatiyem secara tak sengaja. Ia tampak masih shok, saat ditemui Tribun Jateng di kantor Unit Lantas Polres Semarang. "Saya tak percaya baru saja menghilangkan nyawa seseorang," ucapnya bersuara gemetar.
Saat kejadian, Mustofa bercerita hendak mengantarkan batu padas ke tempat penggilingan di kawasan Karangjati. "Saya melaju tak terlalu kencang, kalau tidak salah, sudah masuk perseneling tiga," ujarnya.
"Tahu-tahu ada sepeda motor di sisi kiri truk saya. Belum sempat mendahului, sepeda motor itu terjatuh, lalu orangnya yang membonceng terlindas ban belakang truk," imbuh Mustofa. (tribun jateng)

0 Response to "BREAKING NEWS, Ngatiyem Jatuh dari Boncengan Motor Suami, Tewas Terlindas Truk di Karangjati"
Post a Comment