Hari ini Lomba Taman Herbal Bejo 2016 resmi dilaunching. Lomba Taman Herbal yang diselenggarakan oleh Bintang Toedjoe bersama Tribun Jateng dan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Tengah kali ini sangat istimewa karena panitia menyiapkan lebih banyak hadiah bagi pemenang lomba. Lomba ini akan diikuti 177 kelurahan se-Kota Semarang.
“Jumlah peserta tahun ini diharapkan melebihi dari tahun sebelumnya.” terang Faizal Alam Islami, panitia penyelenggara Taman Herbal Bejo 2016.
“Antusias peserta tahun lalu sangat terlihat, hal itu ditunjukkan dari beraneka ragamnya desain taman herbal yang ada. Mulai dari yang sederhana dengan memanfaatkan lahan terbatas mereka mampu membuat taman dinding dengan cara menempelkan paralon–paralon dan botol bekas hingga membuat kolam pancur bagi peserta yang mempunyai lahan luas. Sangat menarik.” tambahnya.
Lomba Taman Herbal Bejo sukses membawa dampak positif bagi warga Semarang.
"Kaya sekali manfaat apa yang terkandung dalam tanaman herbal. Selain nguri-nguri herbal, juga manfaat yang ada di dalamnya sangat banyak," kata istri Gubernur Jateng, Siti Atikoh Ganjar Pranowo, saat memberikan penjelasan kepada peserta lomba tahun lalu.
Tahun ini panitia Lomba Taman Herbal Bejo akan mengusung 3 nilai :
Pertama, nilai ekonomis, yaitu sebagai sumber pendapatan warga dari budaya herbal serta sekaligus sebagai pemanfaatan bagi warga untuk pengobatan dan pencegahan, kedua nilai lingkungan yakni bisa menyerap CO2 di udara dan menghasilkan O2 (menjadi kota yang hijau), dan terakhir nilai kesehatan, menjadi alternative pengobatan dan pencegahan.
Lomba Taman Herbal Bejo dibagi menjadi 3 macam lomba. Pertama adalah Lomba Taman Herbal Bejo Baru dengan kategori penilaian berdasarkan pada perawatan taman herbal, posisi plang taman herbal, identitas tanaman herbal, estetikla dan partisipasi warga dalam merawat taman herbal. Luas taman yang dilombakan minimal 12 meter persegi dan boleh dibagi-bagi lahannya.
Lomba kedua adalah Lomba Merawat Taman Herbal Bejo Terbaik. Taman Herbal Bejo yang dinilai adalah para peserta yang mengikuti lomba di tahun 2015. Periode penilaian dilakukan per Februari 2015 berdasarkan pada pemeliharaan tanaman, estetika taman sampai dengan identitas tanaman herbal.
Lomba Angkringan Herbal Bejo. Merupakan bisnis minuman sehat berupa saung Herbal Bejo. Para peserta wajib menyediakan menu minuman Herbal yang ditambahkan dengan Bejo. Kreativitas serta nilai ekonomis menjadi tolak ukur utama dalam lomba ini.
Yang menarik dari Lomba Taman Herbal Bejo 2016 adalah untuk tahun ini, panitia akan menyediakan pembeli untuk membeli hasil panen tanaman herbal para peserta. Jadi bagi para peserta yang sungguh-sungguh merawat tanaman herbal hingga masa panen tiba bisa menjual kepada pembeli yang sudah panitia sediakan.
Selain hasil panen dari tanaman herbal dapat di konsumsi sendiri, peserta mampu memperoleh penghasilan dari penjualan hasil panen tanaman herbal tersebut. Selain itu, ada hadiah tersendiri untuk peserta yang mampu merawat taman herbal bejo tahun lalu.
Tahun ini untuk para peserta Lomba Taman Herbal Bejo 2016 dimohon mempersiapkan lahan yang akan di jadikan Taman Herbal Bejo atau taman yang sudah ada untuk disulap menjadi Taman herbal bejo karena tahun ini hadiahnya mencapai puluhan juta rupiah. (sumber: tribun jateng)

0 Response to "Lomba Taman Herbal Bejo 2016 Dilaunching Hari Ini"
Post a Comment