Alunan musik tari Putri Jawi menggema di halaman Balai Kota, Senin (22/8). Enam penari berlari ke panggung lantas lenggak-lenggok menarikan tari yang terinspirasi dari Laskar Sambernyawa saat mengusir penjajah di Jawa Tengah.
Tari Laskar Putri Jawi membuka resepsi HUT Kemerdekaan ke-71. Tarian tersebut memaknai perananan penting perempuan sejak sebelum merdeka. Selanjutnya, Semarang Children Choir bernyanyi di hadapan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dan para tamu undangan serta masyarakat yang hadir. Tarian rampak Maumere dari Bhayangkari Polrestabes Semarang tampil selanjutnya. Kemudian disusul tarian Nginang yang dibawakan putri-putri Kodim 0733/BS Semarang.
Ratusan masyarakat dan Klanis-sebutan penggemar Kla Project- menyeruak ke depan panggung ketika Kla Porject yang digawangi Katon Bagaskara, Romulo Radjadin atau akrab disapa Lilo, dan Adi Adrian naik ke atas panggung. Klanis pun terhanyut suasana lagu yang dinyanyikan Katon Cs. Suasana semakin ramai, ketika Katon mengajak duet Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi. Di atas panggung sebelum menyanyi Hendi bertanya makanan apa yang membuat Katon kangen Semarang.
"Saya paling kangen Soto Semarangnya. Saya juga suka sama makan pecel di Simpang Lima. Ketika sampai tadi, diminta foto bareng. Makan pecelnya 30 menit kemudian," kata Katon disambut tawa penonton. Katon duet dengan Hendi menyanyikan dua lagu salah satunya lagu unggulan Kla Project yakni Yogyakarta.
Hendi mengatakan tugas mengisi kemerdekaan yakni merawat bangsa yang besar seperti keinginan para pejuang kemerdekaan. "Saya ingat pesan dari Pak Jokowi, banyak dari kita terlalu pesimis, warga saling menjelekkan. Tidak, bangsa kita bangsa yang besar, Indonesia tidak boleh kalah dari Bangsa lain. Mari kita benar-benar tulus demi kemajuan untuk Semarang dan bangsa yang kita cintai," ujarnya. (tribun jateng)

0 Response to "Inilah Yang Dikangenin Katon Kla Project Ketika ke Semarang"
Post a Comment