Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta kepada seluruh PNS di Kota Semarang baik staf maupun pejabat agar segera melaksanakan kebijakan/ amanat dari Bapak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan perubahan sikap dan sifat yang harus dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni "Revolusi Mental".
Tiga hal yaitu Integritas, etos kerja dan sikap gotong royong.
Hal ini diungkapkan, saat memberikan coffee morning kepada seluruh jajaran PNS Pemkot Semarang di Halaman Balaikota, Senin (29/8). Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan integritas sangatlah penting karena situasi dan suasana sekarang sudah sangat berbeda sekali.
"Jaman dulu, sekarang dan zaman yang akan datang pasti banyak perubahan-perubahan kalau kita tidak mempunyai integritas maka Bangsa kita tidak bisa berkompetisi dengan bangsa lain yang ada hanyalah menjadi 'kalah-kalahan saja'. Selain itu integritas ini sebagai modal awal untuk melakukan pembenahan kedepan agar menjadi lebih baik," ujarnya dalam rilis yang diterima Tribun Jateng.
Hendi paham sekali kawan-kawan PNS ini sudah memahami aturan apa yang dimaksud dengan disiplin kerja. Tapi displin kerja saja tanpa dibarengi dengan etos kerja yang tinggi maka kadang-kadang akan kesusahan pada saat masuk ke kantor apa yang harus dilakukan di kantor.
"Ini sejalan dengan apa yang dimaui Bapak Presiden kita yang tertuang di dalam tema HUT RI kemarin-Indonesia Kerja Nyata. Bahwa etos kerja harus semakin meningkat. Apalagi masyarakat sekarang haus dan berharap akan ada 'Negara' di dalam segala aspek kehidupan," ujarnya.
Contoh lain yang bisa dilihat, lanjut Hendi, bila ada PNS melayani tidak disiplin dengan jam pelayanan, maka dia tidak memaknai revolusi mental. Begitupun juga dengan PNS yang bicara mengenai pungli etos kerjanya masih rendah. Gotong royong, kata Hendi, diibaratkan sebagai lidi yang digabung akan sulit dipatahkan dan bekerjasama untuk mencapai satu tujuan.
"Dulu waktu kecil kita mengenal ungkapan lidi satu mudah dipatahkan, lidi digabung akan sulit di patahkan konsep inilah yang dinamakan gotong-royong. Satu dengan yang lain apabila kompak bersatu untuk bisa membuat Semarang lebih sejahtera tentu akan lebih ringan. Namun hal ini tidak bisa berjalan apabila salah satu SKPD jalan ke kiri ataupun ke kanan jelasnya sehingga membuat susah sekali untuk menjadikan semarang menjadi lebih baik dan lebih sejahtera," ujarnya.
Hendi mengajak agar senantiasa melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap diri sendiri maupun lingkungan lebih besar bahwa kita pelayan rakyat.
"Mari kita layani masyarakat dengan baik ojo 'udreg-udregan', tidak usah saling menyalahkan. Yang tahu kehebatan dan kelebihan dari teman-teman Pemkot adalah masyarakat. Tetapi yang tahu keburukan daripada teman-teman Pemkot adalah kita sendiri yang berada di Pemkot Semarang," ujarnya. (tribun jateng)

0 Response to "Hendi Minta PNS Pemkot Semarang Harus Memiliki Tiga Hal ini"
Post a Comment