Turis Kapal Pesiar Hanya Numpang Lewat, DPRD Anggap Wisata Semarang Belum Maksimal

Kedatangan Turis Kapal Pesiar di Pelabuhan Tanjung Emas dianggap belum memberi kontribusi untuk kota Semarang. Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo mengatakan, selama ini para turis hanya numpang lewat di kota Semarang.

"Paling yang dicari atau pantas dikunjungi saat ini ya MAJT atau Sam Poo Kong. Dua-duanya lebih ke pemprov Jateng bukan milik kota Semarang," katanya pada Tribun Jateng beberapa waktu lalu. Ia mengakui bahwa pada dasarnya kota Semarang memang bukan kota wisata atau budaya. Kota Semarang tidak punya pantai. Jika ingin rekreasi pun masih kurang tepat.




Anang menyatakan hal utama yang bisa menarik turis asing kemungkinan adalah kota Lama dan waduk Jatibarang. Namun kedua objek itu masih belum maksimal. Kader partai Golkar itu lebih setuju menyuguhi para turis asing dengan kota yang nyaman terlebih dahulu. Misalnya membangun banyak taman hingga menata pedestrian yang nyaman. "Kalau belum bisa menyuguhkan wisata kelas dunia ya paling tidak wajah kota dikemas yang baik," ucapnya.

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi pun beranggapan sama. Menurutnya belum ada destinasi wisata di kota Semarang yang menarik perhatian turis kapal pesiar tersebut. Kader PDIP itu menganggap hal itu menjadi pekerjaan rumah yang besar untuk pemerintag kota Semarang. Menurutnya, potensi ribuan turis kapal pesiar seharusnya tidak disia-siakan.

Karena itu, ia mendorong pemkot Semarang segera melakukan revitalisasi kota lama. Menurutnya, ikon kota lama yang kelasnya internasional hanya kota lama. "Wisata pantai? Kota Semarang tidak punya aset. Kebanyakan swasta semua, karena itu saya juga mendorong pemkot melakukan land banking pesisir (pembelian tanah) lalu dikembangkan," jelasnya.

Ketua komisi D DPRD Kota Semarang, Laser Narendro punya ide lain. Kota Semarang bisa berintegrasi dengan kota tetangga. Tapi, entah bagaimana caranya turis harus belanja di kota Semarang. Ia mencontohkan turis bisa jalan-jalan ke Candi Gedong Songo, tapi untuk menginap atau belanja di kota Semarang. Menurutnya, hal itu bisa dilakukan dengan kerjasama dengan biro wisata.
"Pemkot Semarang juga harus segera melakukan perbaikan di objek wisata di kota Semarang agar layak dikunjugi," kata kader Demokrat itu. (tribun jateng)

0 Response to "Turis Kapal Pesiar Hanya Numpang Lewat, DPRD Anggap Wisata Semarang Belum Maksimal"

Post a Comment