Dua pelaku pencurian lintas provinsi diringkus saat pesta sabu di sebuah tempat kos yang berada di belakang SPBU Jalan Woltermonginsidi, Semarang, Selasa (9/8) dinihari.
Keduanya tercatat sudah beraksi sebanyak lima lokasi di Kota Semarang. Aksi lainnya dilakukan di empat kota lain di wilayah Jawa Tengah dan satu kota di wilayah Jawa Barat. Dalam beraksi, mereka juga membekali diri dengan senjata tajam dan Air Gun.
Dua pelaku diketahui bernama Djayadi (40), warga Kebonharjo RT 02 RW 05, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, dan Jumain (35), warga Jalan Mahesa Jenar RT 02 RW 07, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara. Saat hendak diringkus oleh tim Resmob Polrestabes yang dipimpin oleh Aiptu Janadi dan Ipda Dimas Charis, keduanya sempat melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Tak pelak petugas terpaksa melumpuhkan keduanya dengan tembakan. Timah panas polisi bersarang di kaki kanan Djayadi dan kaki kiri Jumain.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin, mengatakan, tersangka merupakan pelaku pencurian yang sudah beraksi di berbagai kota di wilayah Pantura. Mulai Jawa Barat sampai Jawa Tengah. Dalam beraksi, tersangka lebih dahulu mengawasi korban. Begitu korban lengah, tersangka langsung mengambil barang milik korban.
“Kedua tersangka ini pelaku curat di wilayah Pantura. Di Kota Semarang sudah lima lokasi, terus ada juga di Pati, Kudus, Pekalongan, Tegal, dan bahkan di Cirebon. Modusnya dengan mencari kelengahan korban, jadi begitu korban lengah barang langsung diambil. Hasilnya ada perhiasan, dompet dan tas yang berisi barang berharga,” katanya dalam rilis di Mapolrestabes Semarang, Selasa (9/8) sore.
Burhanudin menjelaskan, saat ditangkap oleh tim Resmob, kedua tersangka diketahui sedang pesta sabu. Di lokasi, polisi menemukan barang bukti berupa bong dan paket sabu seberat dua gram. Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka juga memakai sabu sebelum beraksi. “Mereka ini memang pengguna narkoba. Sebelum beraksi mereka menghisap (sabu) dulu agar percaya diri,” terang Burhanudin.
Adapun aksi terakhir tersangka dilakukan di rumah Mariani Susanti (60), Jalan Telaga Mas Raya nomor 12A, Semarang, pada Sabtu (6/8), sekira pukul 20.30. Pada saat itu tersangka sudah mengawasi rumah korban. Ketika korban pergi ke toilet, tersangka Djayadi langsung beraksi dengan mengambil tas yang ditinggal di ruang tamu. Hasilnya adalah tiga unit handphone dan uang tunai yang disimpan di dalam tas. “Terakhir ya di Tanah Mas itu, waktu itu orangnya ke belakang. Terus saya ambil tasnya,” ujar Djayadi yang memiliki lima anak dan enam cucu tersebut.
Tersangka Djayadi mengaku sudah beraksi sejak lama. Dalam aksinya di Cirebon, Jawa Barat, ia mendapatkan berbagai jenis perhiasan. Sementara senjata Air Gun yang dipakainya untuk menakut-nakuti korban dibeli seharga Rp 2,4 juta. Air Gun tersebut juga tidak memiliki izin. “Terakhir di Tanah Mas itu. Kalau perhiasan itu dapat di Cirebon,” ucap residivis kasus pencurian yang sempat mendekam di Lapas Kedungpane selama tiga bulan tersebut.
Disinggung terkait narkoba jenis sabu yang ditemukan polisi, Djayadi mengaku membelinya dari seserorang di daerah Barutikung, Semarang Utara.
Dalam kasus ini tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sebagai barang bukti, polisi menyita uang tunai Rp1.400.000, berbagai jenis perhiasan seperti kalung, gelang, dan cincin, dua unit handhone, satu pisau belati, satu celurit, dan satu senjata Airgun revolver kaliber 38.
“Untuk sabu, akan ditangani oleh Sat Resnarkoba. Barang buktinya 2 gram sabu,” tandas Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin.
Terpisah, Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang, AKBP Sidik Hanafi, saat dikonfirmasi terkait kepemilikan sabu tersangka Djayadi dan Jumain, menyatakan masih menunggu pelimpahan barang bukti dari Sat Reskrim. “Menunggu pelimpahan barang bukti dari Sat Reskrim. Kasusnya bisa berjalan beriringan (split). Mengenai asal barang akan diselidiki lebih lanjut,” ungkapnya saat ditemui terpisah di Mapolrestabes Semarang. (sumber: jatengpos.co.id)

0 Response to "Pesta Sabu, Dua Pencuri Lintas Provinsi Ditembak"
Post a Comment