Yohana Terkesima Saat Melihat Puskesmas Bergas

Kamis (8/9/2016) sekitar pukul 16.00, rombongan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) RI Yohana Susana Yembise tiba di kompleks Puskesmas Bergas yang berada di Jalan Soekarno Hatta Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang.

Sebelum melihat fasilitas yang ada di dalam puskesmas yang diklaim dan telah dideklarasikan sebagai Puskesmas Ramah Anak itu, Yohana pun disambut beberapa nyanyian daerah, tak lagu asal Papua, yakni Apuse. Bersama Bupati Semarang Mundjirin, rombongan termasuk pula Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (KNPA) RI Seto Mulyadi kemudian berkeliling ke tiap ruang di puskesmas tersebut.

Yohana Terkesima Saat Melihat Puskesmas Bergas


“Luar biasa. Fasilitasnya lengkap dan nyata ramah untuk anak. Tadi kami lihat ada ruang khusus untuk ibu menyusui, ada ruang bermain anak, hingga kamar inap yang membuat betah anak-anak ketika sakit dan harus opname. Semoga di puskesmas lainnya seperti ini. Tak hanya ramah, tetapi juga bersih sehingga nyaman,” kata Yohana kepada Tribun Jateng, Kamis (8/9/2016).

Dalam kesempatan itu dia pun mendorong agar Pemkab Semarang dapat menjadikan seluruh puskesmas di Kabupaten Semarang menjadi Puskesmas Ramah Anak. Puskesmas yang secara nyata dapat meminimalisir tindak kekerasan terhadap anak baik dari sisi fisik maupun non fisik. Di non fisik, satu indikatornya adalah keramahan serta kenyamanan ketika anak berada di puskesmas.

Terpisah, Bupati Semarang Mundjirin mengutarakan, Pemkab Semarang melalui Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Semarang telah berkomitmen bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang untuk mendorong secara bertahap agar seluruh puskesmas menjadi Puskesmas Ramah Anak.

“Saat ini kami sudah ada 6 Puskesmas Ramah Anak. Tahun ini ditargetkan bertambah 2 atau menjadi 8 Puskesmas Ramah Anak. Kedelapan puskesmas yang dimaksud itu adalah Puskesmas Lerep Ungaran Barat, Ungaran Kota, Bergas, Banyubiru, Getasan, Tengaran, Bandungan, di Ungaran Timur,” terangnya.

Dia berkomitmen, untuk puskesmas lainnya yang jika ditotal ada 26 puskesmas di Kabupaten Semarang ke depannya akan menjadi Puskesmas Ramah Anak. Disadarinya, untuk mengubah status tersebut tidak serta merta bisa dilakukan. Ada kriteria khusus yang harus dipenuhi, yakni fisik maupun non fisik. Jadi, perlu ada dukungan kesiapan termasuk infrastruktur pendukungnya.

“Contoh di Puskesmas Ramah Anak, ada ruang khusus yang bisa mengisolasi anak atau yang tidak bercampur dengan pasien dewasa. Hal tersebut pun sudah terlihat di Puskesmas Bergas. Prinsipnya, anak-anak ketika berada di sini dibuat nyaman dan aman. Selain puskesmas, 2 rumah sakit yakni RSUD Ungaran dan RSUD Ambarawa pun sudah ramah terhadap anak,” tambah Kepala BKBPP Kabupaten Semarang Romlah. (tribun jateng)

0 Response to "Yohana Terkesima Saat Melihat Puskesmas Bergas"

Post a Comment