Sebuah truk silinder bermuatan bubuk semen menabrak separator di kawasan Jalan Gatot Subroto, Ungaran, Rabu (28/9/2016) pagi.
Poros velg ban depan truk patah. Badan bawah kabin kemudi sisi kiri terpotong sebagaian separator. Untungnya, badan truk tak melintang di jalan. Posisinya di antara sekat separator.
"Saya hendak menghindari mobil Grand Livina silver yang akan putar balik. Mobil itu mau putar balik tetapi tidak sempurna," ujar pengemudi truk, Sony Hermawan. Warga Kendal itu mengaku sudah mengerem truk pada jarak 100 meter. Ia sekaligus menggunakan rem tangan dan kaki
.
"Saya injak dan tarik lepas rem berulang-ulang. Tetapi laju truk tidak segera melambat. Kondisi jalan menurun dan basah karena hujan," kata Sony. Bermaksud meminimalisasi korban jiwa, Sony pun banting stir ke arah kanan hingga menabrak separator, supaya laju truk dapat dihentikan.
"Arus kendaraan di dua arah sama-sama ramai. Saya pilih tabrakan ke tengah saja," imbuhnya.
Anggota Unit Laka Satlantas Polres Semarang, Bripka Rohadi memaparkan evakuasi badan truk akan gunakan truk derek. "Syaratnya harus mengosongkan muatan truk terlebih dulu. Beban muatannya sekira 32 ton," paparnya.
Pantauan Tribun Jateng, arus kendaraan di lokasi laka tak ada ketersendatan. Proses bongkar muatan truk masih menunggu persetujuan pihak perusahaan terkait. (tribun jateng)

0 Response to "BREAKING NEWS: Sony Gunakan Rem Tangan dan Kaki Sebelum Truk Tabrak Separator"
Post a Comment